Asosiasi Holstein Indonesia
Membentuk Holstein Indonesia
Demi Kesejahteraan Peternak
AHI berkomitmen mendorong peningkatan mutu genetik dan produktifitas sapi perah Holstein Indonesia untuk memperkuat produksi susu segar dan kesejahteraan peternak.
Asosiasi Holstein Indonesia
Asosiasi Holstein Indonesia (AHI) adalah organisasi profesi peternak sapi perah yang mengintegrasikan akademisi, praktisi, dan industri untuk mengakselerasi pengembangan bangsa sapi perah Holstein unggul yang sesuai dengan kondisi iklim, ekosistem, dan sistem produksi di Indonesia.
Latar Belakang
Kongres Nasional Ke-1
10 September 2025

Kongres Nasional Ke-I Asosiasi Holstein Indonesia diselenggarakan pada 10 September 2025 di Bandung, sebagai tonggak sejarah pendirian dan penguatan kelembagaan AHI secara nasional. Kongres ini menjadi forum musyawarah tertinggi yang mempertemukan para pendiri, peternak sapi perah, koperasi persusuan, akademisi, praktisi, pelaku industri, serta perwakilan pemerintah pusat dan daerah.

Melalui Kongres Nasional I, AHI secara resmi menetapkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga, memilih dan melantik Pengurus Nasional periode 2025–2029, serta merumuskan program kerja strategis sebagai arah pembangunan sapi perah Holstein Indonesia ke depan. Kongres ini juga menegaskan peran AHI sebagai organisasi profesi yang berfokus pada peningkatan mutu genetik, pencatatan produksi dan reproduksi, standardisasi, serta pengembangan sistem pembibitan berbasis komunitas.

Dengan semangat kolaborasi dan berbasis ilmu pengetahuan, Kongres Nasional I AHI menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem persusuan nasional yang lebih kuat, berdaya saing, dan berkelanjutan, dengan peternak sebagai pilar utama pembangunan.

Pendirian Asosiasi

Perkembangan persusuan nasional dalam beberapa dekade terakhir menghadapi tantangan serius, khususnya rendahnya kontribusi susu segar dalam negeri terhadap kebutuhan nasional. Produksi susu nasional saat ini baru mampu memenuhi sebagian kecil kebutuhan, sementara ketergantungan terhadap impor terus meningkat. Salah satu faktor utama yang memengaruhi kondisi tersebut adalah belum optimalnya mutu genetik dan sistem pengelolaan sapi perah yang sesuai dengan kondisi iklim, lingkungan, dan sistem produksi di Indonesia.

Di sisi lain, Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan sapi perah Holstein, didukung oleh keberadaan peternak rakyat, koperasi persusuan, lembaga pemerintah, serta perguruan tinggi. Namun, belum adanya kelembagaan profesi yang secara khusus menangani aspek pencatatan, seleksi, standardisasi, dan pembibitan sapi perah Holstein menjadi celah besar dalam upaya pembangunan persusuan nasional.

Berangkat dari kondisi tersebut, Asosiasi Holstein Indonesia (AHI) didirikan sebagai wadah kolaboratif bagi peternak, akademisi, praktisi, industri, dan pemangku kepentingan lainnya. AHI bertujuan membentuk dan mengembangkan bangsa sapi perah Holstein Indonesia yang adaptif, produktif, dan berkelanjutan, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan peternak sapi perah dan kemandirian persusuan nasional.

Visi
Membentuk bangsa sapi Holstein Indonesia untuk kesejahteraan peternak sapi perah.
Misi
  1. Melakukan digitalisasi sistem tata kelola pencatatan produksi dan reproduksi sapi Holstein Indonesia.
  2. Melakukan program peningkatan mutu genetik secara intensif terhadap sapi perah Holstein untuk menghasilkan sapi sapi unggulan yang menguntungkan.
  3. Melakukan sertifikasi kelompok peternak atau perusahaan dan individu sapi holstein indonesia hasil seleksi.
  4. Melakukan kegiatan kontes ternak sebagai media penyuluhan, pembelajaran dan peningkatan motivasi beternak sapi Holstein.
  5. Mengembangkan good farming practice efisiensi, produktivitas dan kesejahteraan hewan.
Rencana Program Jangka Panjang
(Periode 20 Tahun)
Rencana Kerja Asosiasi Holstein Indonesia dalam Jangka Panjang akan membentuk Bangsa Sapi Holstein Indonesia melalui rekayasa genomic, yang sesuai dengan kondisi ekosistem Iklim Tropis Indonesia. 
Program Utama
(Periode 4 Tahun Pertama)
  1. Pembentukan Asosiasi Holstein nasional dan mengembangkanya di Sentra Produksi Sapi Perah (Propinsi Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, DIY, Sumatara Utara, Sumatera Barat).
  2. Membentuk Community Based Breeding Center di Sentra Produksi.
  3. Menyelenggarakan Kontes Sapi Perah Nasional.
  4. Inventarisasi genetic sapi perah milik anggota di VBC.
  5. Melakukan analisis genomic terhadap sapi sapi yang telah di inventarisasi.
Program Kerja Pendukung
Program Utama:
  1. Melengkapi Kepengurusan dan Struktur Organisasi nasional Asosiasi Holstein Indonesia (AHI).
  2. Berperan aktif dalam pembentukan dan pengelolaan Breeding & Rearing Center di lokasi-lokasi area Sentra Produksi peternakan Sapi Perah yang telah dipilih untuk menjadi lokasi Pilot Project.
  3. Melakukan replikasi Pilot Project menjadi Teaching Farm di masing-masing wilayah sentra produksi.
  4. Merancang Sistem Informasi Sapi Perah Indonesia (SI-SAPI) dalam rangka mendukung program terbentuknya cikal bakal “Bangsa Sapi Holstein Indonesia” yang sesuai dengan lingkungan, iklim , budaya Indonesia, meliputi:
    • Rekam Jejak Produksi – Reproduksi
    • Rekam Jejak Silsilah (Keturunan)
    • Rekam Jejak Penyakit
    • Rekam Jejak Asal Sapi (Origin Farm)
    • Penerbitan Sertifikat Individu Sapi dan Kelompok Ternak
    • Data genomic
    • lain-lainnya
  5. Menyusun/membuat etika pemeliharaan sapi Holstein, mencakup:
    • Good Farming Practice
    • Good Breeding Practice
    • Good Manufacturing Practice
    • Lain-lainnya
  6. Menyusun manajemen penyelenggaraan kontes (Sapi Pedet, Bakalan, Pejantan dan Indukan)
  7. Membuat standardisasi manajemen pemeliharaan sapi Holstein Indonesia meliputi Sistem:
    • Manajemen Perkandangan
    • Manajemen Pakan
    • Manajemen Tenaga Kerja
    • Manajemen Reproduksi
    • Manajemen Limbah
    • Manajemen Pengendalian Penyakit (Bio Security & Bio Safety)
    • Manajemen Pemasaran/Distribusi hasil pembibitan Sapi Holstein
    • Manajemen Kemitraan Inti Plasma di Village Breeding Center
Struktur Organisasi
Pengurus Inti
Ketua Umum:
Dr. Ir. Rochadi Tawaf, MS
Sekretaris Jenderal:
Arya Wicaksana S.E.,
Bendahara:
Ir. Iman Karmawan S.Pt.,
CEO:
Afghan Arif Arandi S.Pt.,
Sekretaris Eksekutif:
  • Nabila Jilan Jauhara S.Hum., M.Ikom.,
  • Attin Syahnurrotin S.Pt.
Dewan Pengawas
  • Ir. Teguh Boediyana, M.Sc
  • Dr. Dedi Setiadi, S.P.
  • Deasy Zamanti , S.Pt, M.Si
  • Aun Gunawan, S.E.
Dewan Etik
  • Dr. Hary Suhada S.Pt., M.Sc.
  • Dr. Argi Argiris S.Pt., MP
  • Linda Al Amin S.T., M.T.,
  • Ir. Hermawan M.S
  • Ir. Dani Kusworo S.Pt., M.Si.
  • Siti Rochani S.Pt., M.M.,
Dewan Pembina
  • Prof. Dr. Ir. Rahmat Pambudi, MS
  • Ir. H. Ahmad Riza Patria
  • Laksda TNI Imam subarkah S.E., M.M., M.Tr. Opsla., CFrA., CRMP.
  • Dr. drh. Agung Suganda M.Sc
Dewan Pakar
  • Prof. Dr. Agr. Ir. Sigit Prastowo S.Pt., M.Si., IPU., ASEAN Eng
  • Dr. Ir. Didin S. Tasripin, M.Si
  • Prof. Dr. drh. Bambang Purwantara M.Sc., Ph.D
  • Prof. Dr. Epi Taufik S.Pt., MVPH., M.Si
Direktorat Keanggotaan
Direktur Keanggotaan:
Fauzi Tahir S.P.,
Kadiv Pelatihan:
Ghithraf Dinar Faza Abiyu S.Pt.,
Kadiv Kontes:
Teguh Yudi Setiawan S.Pt.,
Member Engagement:
Nur Khafidl S.T.,
Direktorat R & D
Direktur R&D:
Nuzul Widyas S.Pt., M.P.,
Genetic improvement:
Asep Setiaji, Ph.D
Data Administrator:
Dr. Heni Indriani, S.Pt., M.Si., IPU
Reproduksi:
Rangga Setiawan, Ph.D
Direktorat Komersial
Direktur Komersial:
Rijal Fauzi S.T.,
Publikasi:
Erlangga Prasetya S.E.,
Marketing:
Lala Maulana S.Pt.,
Direktorat Standarisasi
Direktur Standardisasi:
Dendy Joeny Hendrawan S.Pt.,
Farming Practice:
Irvan Prasetya S.Pt.,
Feed:
Ali Nurjaman S.Pt.,
Sertifikasi:
M Fathin Muhyiddin S.Pt.,
Galeri
Jadilah bagian dari program unggulan kami
Klik untuk mendaftar
asosiasi holstein indonesia